Dalam salah satu forum tanya jawab yang sering saya ikuti, saya melihat sebuah pertanyaan yang cukup membuat jari-jari saya ini gatal hendak menjawab dengan panjang lebar… pertanyaan tersebut adalah pertanyaan seputar ibadah Sholat. Pertanyaannya seperti berikut:
-
Karena amalan yang pertama kali dihisab adalah solat jadi saya benar2 ingin menjaga kesempurnaan solat dengan mencari ilmu2 tentang solat.
Saya pernah membaca sebuah buku yg isinya “,,,,,,, dan solatmu berkata “dia telah menelantarkan aku selama didunia” dan amalan solatnya pun dilipatNYA bagai melipat kertas dan dilemparkan padanya…..”
Apakah benar, karena ketidak tahuan kita padahal kita sudah berusaha menjaga solat kita dengan benar,, tapi karena sedikitnya ilmu yang kita terima menjadikan solat kita masih belum sesuai dengan syariat islam,, maka semua amal solat kita akan sia-sia!?
Mohon penjelasanya, Terima Kasih
Kemudian, dengan satu tarikan nafas, saya mulai mengetik jawaban yang mengalir dalam benak saya, jawaban tersebut adalah sebagai berikut:
-
Di sini saya bukannya mau sok memberi penjelasan, coz belum tentu saya lebih paham drpd anda kan… sya dsni cuma mau berbagi aja, mdh2an bisa bermanfaat.
pertama, cobalah untuk merubah pola pikir dari yang formil bgt, untuk lebih terbuka dgn hal2 baru dan di luar kebiasaan kita sekalipun. yang penting harus disaring dan dinalar secara kritis dulu…
kedua, jika anda memang yakin bahwa Tuhan itu maha adil, coba tanyakan pada hati nurani anda, apakah mungkin bhwa amalan yg paling penting di mata-NYA adalah sholat saja? pasti anda juga sering menemui orang2 yg sholatnya lima waktu (mgkn lebih) dan selalu tepat waktu, serba sempurna rukun2nya, tapi cerminan akhlaknya dlm kehidupan nyata masih sering menyakiti hati orang lain, masih sering menyerobot hak orang lain, dan masih sering menimbulkan kerusakan. coba renungkan itu…
ketiga, saya meyakini bahwa Tuhan maha segalanya, maka DIA tidak membutuhkan apa2 dari makhlukNYA bukan? lalu, untuk siapakah kita sholat? tentu untuk diri kita sendiri, sholat itu adalah kebutuhan, bukan kewajiban. jika masih ada orang yg menganggap sholat itu kewajiban yg harus kita tunaikan kdp NYA, maka scr tdk lgsg mrk mnyatakan bahwa Tuhan membutuhkan sswtu dari makhlukNYA. tolong direnungkan…
Saya muslim, saya juga melaksanakan sholat, tapi saya akan terus belajar memahami berbagai rahasiaNYA yang belum terungkap, saya sangat ingin mengenalNYA, sangat ingin mencari jawab atas pertanyaan2 dlm benak saya, dan selama proses belajar saya selama ini, saya menangkap bahwa sholat bukanlah satu2nya ibadah terpenting seperti yang selama ini diutarakan oleh guru2 agama kita saat masih di sekolah… kenali DIA kawan…
apa yang saya sampaikan bukan berarti saya bilang sholat itu gak penting..
sholat itu penting… tapi saya menghimbau agar anda jgn terlalu kaku dlm memandang ibadah ritual formal semacam ini, masih buaanyaakk hal2 lain yg dapat kita pelajari untuk beribada kepadaNYA. jadilah khalifah yg baik di bumi ini..
semoga bermanfaat
mohon maaf sebelumnya jika saya mengutip tulisan dari orang lain yang terdapat pada situs lain, saya tdk ada maksud melanggar HAKI, tetapi saya hanya ingin merekap sekian banyak pendapat2 saya yang telah tercurah secara spontan dari situs tersebut, semoga suatu saat bisa terangkum menjadi sebuah buku yang bermanfaat bagi banyak orang. Untuk itu, di sini saya benar2 mengharapkan saran, kritik maupun komentar dari teman2 sekalian… Terimakasih sebelumnya…
halaman asli dapat dilihat di sini
Lihat juga tulisan lainnya:
1. Perbedaan Gender dan jenis Kelamin
2. Wanita Bukan Racun Dunia
3. Pembeedaan Gender mengarah pada subordinasi
4. Pluralisme Agama








15 tanggapan kepada “Sholat bukanlah yang terpenting”
rey
Agustus 2nd, 2010 pukul 13:50
wow… amazing… nice posting… sepertinya sedang anda menuju marifatullah
rudi92
Agustus 3rd, 2010 pukul 02:14
wah, saya tidak setuju nih,, menurut saya, sholat memang ibadah terpenting dari yang lain, namun harus dibarengi juga dengan ibadah-ibadah yang lain juga., dan saya setuju dengan pendapat Mas, yang mengungkapkan bahwa sholat adalah kebutuhan kita, dan itu memang benar adanya, karena Allah memang tidak butuh ibadah kita, tapi kita yang membutuhkan sesuatu dariNya..
arihaz
Agustus 3rd, 2010 pukul 14:40
pertama, sya bukan ‘mas’… sya perempuan…
kedua, thanx responx, ayo kita diskusikan… sya tidak mengatakan bahwa sholat tidak penting. sholat itu penting, tapi bukan yang terpenting. banyak orang yang hnya fokus memperhatikan sholatnya saja sampai2 melupakan keharusan2 manusia yg lainnya, misalnya untuk menciptakan kedamaian, menjaga kejujuran, mewujudkan keseimbangan, keadilan, kebijaksanaan, dll.
bagaimana pendapat anda ttg orang2 yg terlalu sibuk belajar rukun sholat, tata cara sholat yg baik, bacaan2 sholat, sholat2 sunnah (sekalipun tidak mengerti apa arti dan makna yg dibaca dlm sholatnya) tetapi mereka2 ini di kehidupan sehari2nya masih melakukan berbagai hal yg menyakiti hati orang lain, ataupun mengambil hak orang lain?? tentu Tuhan jg akan marah kpd orang2 seperti ini kan? lalu apakah masih sholat merupakan ibadah terpenting? coba direnungkan…
Arie
Agustus 10th, 2010 pukul 21:41
Sholat adalah hal terpenting dalam ISLAM mas . . . sikap dan perbuatan masih belum sepenting sholat . . . memang keduanya sama2 penting, tapi beda kadar nya . . . Insyaallah , Allah akan senantiasa menolong hambanya yang melakukan Sholat 5 waktu dalam mendidik sikap dan kelakuannya didunia . . . Jadi Sholat itu SANGAT PENTING Mas . . . Coba direnungkan . . .
arihaz
Agustus 12th, 2010 pukul 12:17
“sikap dan perbuatan masih belum sepenting sholat????”
hahahaha…
jadi lebih baik org yg sholat 5 waktu tapi bejat yah drpd org yg berjiwa sosial walaupun gak sholat, logikanya cukup aneh…
klo gitu akan banyak orang berbuat jahat dan maksiat, toh yg penting sholat, aneh ya??
“Allah akn menolong hambanya yg sholat 5 wktu, dlm mndidik sikap dan kelakuannya di dunia”
sya rasa Allah senantiasa menyiapkan segala sumber ilmu di sekitar kita bagaikan air mancur yg tdk pernah habis, tapi itu semua tergantung masing2 manusianya, mau menggalinya atau tidak, mau mempelajarinya atau tidak… dan untuk itu, bukan hanya sholat saja yg perlu dilakukan bos, kita juga harus belajar banyak hal lain, toh itu semua juga ayat2 Allah…
Sholat itu SANGAT PENTING mas
setuju!!!!
tapi…. pertama, saya bukan mas.. sya perempuan.
kedua, sholat emang penting, tapi bnyak hal penting lainnya juga.
intinya: saya tidak mengatakan sholat tidak penting kan? yang saya katakan adalah sholat bukan yang terpenting. banyak hal penting lainnya yang JUGA harus kita lakukan. there is no such golden ticket to heaven bro..
thx atas partisipasinya yaa, ayo lanjutkan diskusi yg membangun
Guest
Desember 10th, 2010 pukul 17:31
Salam lagi
Saya sudah mengira tanggapan yg masuk sekiranya akan sedikit bertentangan dengan yg anda tulis.
Dalam hal sholat ini kaitannya dengan agama islam, saya rasa saya setuju dengan anda. that’s it
Ghalieakbar
Desember 22nd, 2010 pukul 14:29
Amalan yang dihisab pertama kali adalah SHOLAT jika baik sholatnya maka baik pula amalan2 ibadah lainnya.Jika ada org yang rajin sholat tetapi perilakunya kurang baik mungkin org tsb tidak mengamalkan sholat secara benar.Jangan hanya memahami sholat dengan sebuah ritual ibadah sbg wujud ketaatan hamba kepada Tuhannya.Ada berjuta makna yang terkandung di dalam ibadah sholat yang bisa membentuk manusia menjadi insan yang ‘sempurna’.Ada makna di balik amalan,ada hakikat di balik syariat..
Wallahu’alam bissawab
Salam kenal semua…. Sekedar ikut nimbrung beri pendapat
arihaz
Desember 23rd, 2010 pukul 10:49
yap!
setuju soal “jgn hanya memahami sholat dgn sebuah ritual ibadah”
tapi soal “ada berjuta makna yg terkandung di dlm ibadah sholat” … saya rasa “ada berjuta hal lain yg baik selain sholat”
thx
fi
Desember 30th, 2010 pukul 11:53
kak, pemikirannya dalam sekali..
saya coba merenung tp malah jd melayang2 dah..
saya kurang paham kalimatnya, kak..
hehe..
arihaz
Januari 2nd, 2011 pukul 05:33
bagian manax yg kurang paham..bisa qta diskusikan kok klo mau
fi
Januari 11th, 2011 pukul 01:29
saya sudah baca berulang2 kak… tp kok saya msh kurang mudeng.. ^^’
berarti kita musti gimana kak, melakukan yang mana dulu? ^^’
berkelana
Januari 17th, 2011 pukul 05:06
salam kenal,
Saya adl orang bodoh nggak tau apa-apa tentang sholat.
Yg saya tau, sholat adalah perintah Allah Taala. Tidak boleh dikurangi atau ditambahi.
Nabi SAW tdk pernah meninggalkan sholat, maka saya berusaha meneladani beliau.
Syukron.
arihaz
Januari 18th, 2011 pukul 13:37
bukan masalah bodoh/pintar.. sya meyakini bhwa setiap orang akan ‘mengetahui’ asalkan mereka mau ‘mencari tau’.. jdi intinya adlh belajar. about sholat, yah memang tiap org punya pandangan n pendapat yg berbeda, sya hargai itu… tpi saran sya, cobalah utk melihat Tuhan di dlm cerminan hatimu sndiri–nurani..
arihaz
Februari 22nd, 2011 pukul 00:06
slm knl jg,
jika ada kesadaran akn kebodohan dan kekurangan diri, tdk pantas menyebut diri bodoh tanpa upaya mencari tau apa2..
kawan..qta hidup di dunia ini adalah utk mencari jawab atas segala keingintahuan dan kebutuhan diri utk mengenal-Nya..
cobalah utk membebaskan diri dr jeratan doktrin formal, bukan berarti meninggalkan sholat, tpi coba lebih memahami makna, esensi dan hakikat sholat yg sbnrnya..
trm ksh.
Jasran
Juli 9th, 2011 pukul 09:51
Setelah saya baca coment” sblumnya saya mempunyai persamaan dan perbedaan pendapat. . .`
1. Sholat itu penting, karne sholat adalah tiang agama sama halnya dgn tiang rumah, kalau tanpa tiang atau tiangnya kurang maka rumah tsb akan ambruk, artinya org meninggalkan sholat akan mudah terjeremus oleh rayuan syitan yg akan membwa kita kpda kesengsaraan atau kehancuran.
2. Kita juga harus bermasyarakat guna menciptakan keserasian , kedamaian, dll
3. 1 hari terdiri 24 jam, sholat 5 waktu X 10 menit = 50 menit ditambah shalat sunat kira” jumlah smuanya 1 jam 30 menit… Dtambah istirahat / tidur 10 jam. Jadi sisanya 12 jam 30 menit, waktu yg cukup bnyak untk melakukan aktifitas : kerja, bermain, sekolah, bermasyarakat, dll.
itu penting, karne sholat adalah tiang agama sama halnya dgn tiang rumah, kalau tanpa tiang atau tiangnya kurang maka rumah tsb akan ambruk, artinya org meninggalkan sholat akan mudah terjeremus oleh rayuan syitan yg akan membwa kita kpda kesengsaraan atau kehancuran.
2. Kita juga harus bermasyarakat guna menciptakan keserasian , kedamaian, dll
3. 1 hari terdiri 24 jam, sholat 5 waktu X 10 menit = 50 menit ditambah shalat sunat kira” jumlah smuanya 1 jam 30 menit… Dtambah istirahat / tidur 10 jam. Jadi sisanya 12 jam 30 menit, waktu yg cukup bnyak untk melakukan aktifitas : kerja, bermain, sekolah, bermasyarakat, dll.