Jiwaku sudah terasa bagai tercabik-cabik…

Potongan-potongan puzzle ini telah mulai menghilang…

Yang tak ku tau adalah…

Apakah susunan puzzle ini tadinya hanya tabir,

atau merekalah realita yang sebenarnya.

Susunan yang belum rampung ini…

tak lagi bisa kurampungkan tanpa bantuan-Mu.

Ataukah ini cara-Mu membantuku?

Aku hanya akan terus berjalan…

Melakkukan apa yang telah kumulai.

Sekalipun mungkin saja suatu saat

Aku akan terjebak sendiri di dalamnya.

Tapi ku mendengar panggilan itu..

Maka…

Ku hanya bisa berharap

Semoga ku sedang melakukan hal yang Benar…